BERITA

Berawal Dari Keterbatasan Sarana Prasarana, Mahasiswa Tadris IPA IAIN Jember Temukan Inovasi Pembangkit Listrik Tenaga Tanah Liat

Jember, 24 November 2017

Kreatifitas mahasiswa eksak di perguruan tinggi islam kini kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini mahasiswa prodi Tadris IPA IAIN Jember mampu mewakili kampus dalam ajang International Islamic Education Expo ICE-BSD City Tanggerang Selatan yang diselenggarakan pada tanggal 21-24 November 2017.

Berawal dari keterbatasan sarana dan prasarana di kampus tak menyurutkan semangat mahasiswa untuk terus berkarya. Salah satunya Dimas Nauval Baroki, mahasiswa semester 3 prodi Tadris IPA yang mampu menciptakan inovasi model pembangkit listrik dari tanah liat.

Tanah liat yang ada di sekitar kita ternyata mampu di gunakan untuk menjadi listrik. Untuk mampu menghasilkan listrik, tanah liat tersebut dirancang menggunakan pipa PVC yang dibuat lubang tengahnya sebagai tempat larutan garam, yakni untuk cadangan elektrolit sebagai sumber optimalisasi arus dan tegangan.

Model ini memberikan bentuk yang unik dan praktis karena wadahnya dimodifikasi berukuran kecil seperti kue putu yang menarik, sehingga ditemukan pembangkit listrik tenaga tanah liat model P2C (Putu Cell Compartement) dengan tegangan dan arus listrik yang relatif besar, yakni satu putu sel menghasilkan sekitar 0,75 Volt dan Rus listrik stabil sebesar 0,5 Ampere.

Dari penemuannya tersebut penemuan tersebut, Dimas mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pihak akademik kampus sekaligus mampu mewakili IAIN Jember dalam ajang International Islamic Education Expo ICE-BSD City yang diselenggarakan di Tanggerang Selatan pada tanggal 21-24 November 2017.

Share it
HMPS Vektor Tadris IPA IAIN Jember
Berdiri : 05 Mei 2017 HMPS Tadris IPA IAIN JEMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *